Selasa, 20 November 2012

STRUKTUR SOSIAL

STRUKTUR SOSIAL
 
Pengertian struktur sosial :
susunan individu atau kelompok dalam masyarakat. 

Peter M. Blau membagi bentuk struktur sosial menjadi dua tipe, yakni interseksi sosial dan konsolidasi sosial.


Pengertian interseksi sosial : persilangan keanggotaan masyarakat.
Contoh interseksi sosial :
Keterangan :
A : Suku Jawa                   I  :  Islam
B : Suku Minang               II : Kristen
Penjelasan :
Si A dan B, berbeda suku bangsa tapi sama agamanya.


Contoh interseksi sosial dengan parameter agama dan pendidikan:
Pak Buyung: suku Minangkabau, sarjana, beragama Islam, pengusaha.
Pak Bejo: suku Jawa, sarjana, beragama Islam, Pegawai Negeri Sipil.                                    
(UN 2010)


Bila terjadi proses interseksi sosial dalam struktur sosial masyarakat multikultural, akan mendukung tercapainya integrasi sosial.
(Interseksi sosial berdampak positif terhadap integrasi sosial)


Pengertian konsolidasi sosial : penguatan keanggotaan masyarakat.
Contoh konsolidasi sosial :
Ikatan Keluarga Minang
Persatuan Masyarakat Betawi


Bila terjadi proses konsolidasi sosial dalam struktur sosial masyarakat multikultural, akan menghambat tercapainya integrasi sosial.
(Konsolidasi sosial, tanpa diiringi  perasaan nasionalisme, berdampak negatif terhadap integrasi sosial.)
 
 Bentuk struktur sosial :
 
1. Vertikal (Stratifikasi Sosial)
 
Pengertian Stratifikasi Sosial : pembedaan anggota masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat.


Kriteria Stratifikasi Sosial
1. Kekayaan
a. Orang kaya
b. Orang miskin



Contoh stratifikasi sosial berdasarkan besarnya penghasilan dari pekerjaan : (UN 2008)
a. Pengusaha besar
b. Pengusaha menengah
c. Pengusaha kecil

2. Kekuasaan
a. Presiden
b. Gubernur dst s.d. Rakyat

3. Ilmu Pengetahuan
a. Pendidikan Tinggi
b. Pendidikan Menengah
c. Pendidikan Dasar

4. Kehormatan
a. Orang yang banyak jasanya
b. Orang biasa


Gambar piramida stratifikasi sosial adalah semakin ke atas jumlah anggotanya semakin sedikit. (UN 2007, 2008)

Proses terbentuknya stratifikasi sosial :
1. Terjadi dengan sendirinya. Contoh : stratifikasi sosial atas dasar kekayaan.
2. Sengaja dibentuk. Contoh : struktur organisasi kelas.


Sifat Stratifikasi Sosial
1. Tertutup : tidak bisa pindah lapisan. Contoh : sistem kasta.
2. Terbuka : bisa pindah lapisan. Contoh : stratifikasi sosial atas dasar kekayaan.


Kasta di India :
1. Brahmana.
2. Ksatria
3. Waysa
4. Sudra


Gelar kasta di Bali :
1. Brahmana : Ida Bagus/Ida Ayu.
2. Ksatria : Dewa, Cokorda, Anak Agung, Ngakan.
3. Waysa : Gusti, I Gusti.
4. Sudra : I Made, I Wayan, I Nyoman, Pande, Pasek.

Sifat kasta :
1. Status diperoleh dengan kelahiran.
2. Perkawinan endogami.
3. Keanggotaan kasta berlangsung seumur hidup.






Unsur pembentuk stratifikasi sosial : status dan peran. (UN 2007)
  
Macam-macam status :
1. Ascribed status : status yang diperoleh tanpa usaha atau karena keturunan.

Contoh : anak dari kasta Brahmana masuk ke dalam kasta Brahmana.



2. Achieved status : status yang diperoleh dengan usaha. 

Contoh : status mahasiswa diperoleholeh siswa SMA yang telah lulus dalam mengikuti tes perguruan tinggi.



3. Assigned status : status yang diberikan karena seseorang telah berjasa.

Contoh : gelar Bapak Koperasi kepada Mohammad Hatta karena beliau telah berjasa mengembangkan koperasi di Indonesia.



 Macam-macam peran :
1. Ascribed roles : tanpa usaha.
2. Achieved roles : dengan usaha.
3. Actual roles : sesuai keadaan.
4. Expected roles : sesuai peraturan atau ketentuan.



Konsekuensi adanya pelapisan sosial:
kalangan atas mendapatkan berbagai keistimewaan dalam menikmati fasilitas hidup, sebaliknya dengan kalangan bawah.


Dampak positif stratifikasi sosial:
adanya strata kekuasaan, misalnya, bisa mempermudah kinerja pembangunan

1. Horizontal (Diferensasi Sosial)

Pengertian diferensiasi sosial :
pembedaan anggota masyarakat secara horizontal.

Bentuk-bentuk diferensiasi sosial :

1. Ras : perbedaan ciri fisik, terutama warna kulit.
Macam ras :
a. Mongoloid (berwarna)
b. Kaukasoid (putih)
c. Negroid (hitam)

Sifat : tertutup.

2. Suku bangsa
a. Sunda
b. Jawa
c. Betawi, dll.

3. Klan : kekerabatan.
Macam kerabat :
a. patrilineal (ayah) : Batak
b. matrilineal (ibu) : Minangkabau
c. bilineal (ayah dan ibu) : Jawa
d. ambilineal (sebagian ayah, sebagian ibu) : Dayak

4. Agama
a. Islam
b. Kristen
c. Hindu
d. Budha

Sifat : terbuka.

5. Jenis kelamin
a. Laki-laki
b. Perempuan

6. Profesi
a. Pedagang
b. Petani
c. Dokter
d. Guru
 

0 komentar:

Poskan Komentar